PlayList

Sabtu, 28 Januari 2017

Ekonomi Teknik

PROPOSAL BISNIS

Nama Perusahaan        : C&S-Corp
Alamat                                    : Jl. Merpati Boulevard No.11
Telepon                       : (021)599xxxx

RINGKASAN EKSEKUTIF
Kami sebagai pengambil keputusan berkomitmen menjalankan perusahaan secara professional agar bisa bersaing dengan perusahaan lainnya. Target produksi kami satu tahun ke depan adalah membuat 3 buah produk, yaitu: Sebuah Chip(Penyadap) dengan Aplikasi GPS, Headset bluetooth, Mini Talkie.

TUJUAN
             Dalam usaha ini. Kami memiliki tujuan yang terencana baik, yaitu tujuan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
·         Tujuan Jangka Pendek
Kami membuat Chip(penyadap) dengan Aplikasi GPS, dan Headset Bluetooth. Pangsa pasar kami adalah kalangan umum.
·         Tujuan Jangka Menengah
Kami membuat Chip(penyadap) dengan Aplikasi GPS, Headset Bluetooth, dan Mini Talkie. Pangsa pasar kami adalah kalangan umum, Departemen Pertahanan, dan Kalangan Pemerintah.
·         Tujuan Jangka Panjang
Kami akan terus berinovasi demi menjawab tantangan zaman dan kelangsungan perusahaan kami.
VISI DAN MISI PERUSAAN
·         Visi      : Memajukan teknologi bangsa dengan IPTEK
·         Misi     : -    Menciptakan produk yang berkuaitas.
-          Mampu bersaing secara global, mendorong konsumen mencintai produk negeri sendiri.
-          Terus berinovasi guna produk dalam negeri menjadi primadona di negeri sendiri.

SEKILAS PERUSAHAAN
            C&S-Corp adalah singkatan dari Chip and System Coorporation. Perusahaan di bidang IT yang mengembangkan produk Hardware ataupun Software.

KEPEMILIKAN PERUSAHAAN
            C&S-Corp adalah perusahan bersama yang dimiliki oleh Gustav Edi Ramdani, Chefi Setiawan, dan Benjamin Dunn.

SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN
            C&S-Corp adalah singkatan dari Chip and System Coorporation, perusahaan Industri di bidang IT yang memproduksi Hardware dan Software. Didirikan pada tanggal 11 September 2013 oleh Gustav Edi Ramdani, Chefi Setiawan, dan Benjamin Dunn. Perusahaan ini berlokasi di Jalan Merpati Boulevard No.11.

PRODUK
            C&S-Corp memiliki 3 divisi produk yaitu Chip dengan Aplikasi GPS, Headset Bluetooth, dan Mini Talkie. Berikut adalah rincian produk yang kami buat           :
·         Chip Penyadap
Chip ini adalah perangkat yang dirancang bertujuan memberi  lokasi suatu benda yang dimiliki seseorang, lokasi tersebut ditampilkan dengan GPS (Global Positioning System) yang dipasang melalui smartphone.
·         Headset Bluetooth
Headset Bluetooth adalah perangkat tanpa kabel yang dirancang untuk melakukan komunikasi dengan telepon genggam atau smartphone sebagai penerima dari headset Bluetooth. Sehingga pengguna bisa melakukan komunikasi tanpa mendengarkan suara dari speaker handphone.
·         Mini Talkie
            Mini Talkie adalah salah satu media komunikasi yang bisa digunakan 2 orang atau lebih dengan menggunakan gelombang radio. Bentuknya yang minimalis dan bisa digunakan komunikasi hingga jarak 1 mil.


KARAKTERISTIK DAN PERBANDINGAN KOMPETITIF PRODUK
            Produk kami adalah produk berkualitas dalam bentuk dan karakteristiknya. Komponen elektronika yang digunakan adalah komponen yang berkualitas, sehingga produk kami dapat bertahan lama. Untuk harga, kami menjualnya sesuai dengan produk ternama lainnya, dengan tujuan agar produk kami dikenal banyak kalangan terutama di negeri sendiri.



ANALISIS PASAR
            Maraknya produk impor yang berkualitas yang dijual dipasar tentu akan menjadi tantangan tersendiri dalam pemasaran produk kami. Maka kami mengajak masyarakat untuk mengenal produk dalam negeri yang juga tak kalah berkualitas. Sehingga kami menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri.


ANALISIS INDUSTRI
            Kami mengetahui bahwa Produk pesaing sudah menjualnya ke beberapa pasar, kami tetap berkeyakinan untuk memperkenalkan produk kami ke Negara-negara lain, demi menambah keuntungan perusahaan kami.


PERAMALAN PASAR
            Jika semua tujuan tercapai, Insya Allah kami siap bersaing dengan produk unggulan lainnya, sehingga kami mampu bersaing secara global.


STRATEGI PEMASARAN
            Ada dua strategi dalam memasarkan produk kami, yaitu kalangan umum, dan melakukan sama dengan beberapa lembaga lainnya guna mencapai tujuan. Salah satunya dengan memperkenalkan produk kami kepada lembaga pemerintahan, militer, dan  Departemen Pertahanan lainnya baik di dalam negeri, maupun luar negeri.


ORGANISASI
            Perusahaan kami diketuai oleh Direktur Utama, dimana Direktur Utama memimpin 4 divisi, yang masing-masing memiliki Kepala Divisi, yang akan bertanggung jawan atas divisi yang dipimpinnya.
Pimpinan Perusahaan
·         Direktur Utama

Divisi Produksi
·         Manager Produksi
·         Product Designer
·         Programmer
·         Graphic Designer
·         Personalia
·         Pembeli bahan baku
·         Finisher

Divisi Keuangan dan Manajemen
·         Manager Keuangan dan Manajemen
·         Akuntan
·         Administrasi

Divisi Operasional dan Pemeliharaan
·         Manager Operasional dan Pemeliharaan
·         Teknisi
·         OB

Divisi Pemasaran
·         Manager Pemasaran
·         Humas
·         OB


ESTIMASI BIAYA

Biaya Investasi
            Perlengkapan Kantor
·         20 buah meja kerja
·         1 set meja dan kursi rapat
·         4 set kursi tamu
·         8 Dispenser
·         10 buah AC

            Perangkat Keras
·         20 Komputer berspesifikasi tinggi
·         3 Printer
·         3 Scanner
·         10 buah mesin produksi
Total Biaya : Rp.200.000.000,-

Biaya Operasional
·         Listrik selama setahun
·         Telepon selama setahun
·         Perlengkapan kantor setahun
·         Kemasan 5000 buah
Total Biaya : Rp.50.000.000,-

Total Biaya Keseluruhan = Total Biaya Investasi + Total Biaya Opersional
Rp.200.000.000 + Rp.50.000.000 = Rp.250.000.000,-



PENDAPATAN
3 Produk setahun, harga penjualan x 3 x target penjualan = xxxx /tahun
Rp.600.000 x 3 x 1200 = Rp.2.160.000.000,-/tahun


KEUNTUNGAN
Keuntungan = Pendapatan – Total Biaya
Rp.2.160.000.000 – Rp.250.000.000 = Rp.1.910.000.000,-


REVENUE COST RATIO
R/C = Pendapatan : Total Biaya
Rp.2.160.000.000 : Rp.250.000.000 = Rp.8.640.000,-

            R/C sebesar Rp.8.640.000,- menunjukkan bahwa usaha tersebut masih layak dilakukan. Artinya dari setiap modal yang dikeluarkan akan menghasilkan Rp.8.640.000,- .


BREAK EVENT POINT (BEP)
BEP Produksi = Total Biaya : Harga Jual
Rp.250.000.000 : Rp.680.000 = 367 unit

BEP Harga = Harga Jual : Total Produksi
RP.680.000 : 3 = 226.000,-/unit


            Angka tersebut menunjukkan bahwa investasi akan berada pada titik impas jika dalam setahun mampu menjual sebanyak 367 unit/tahun, dengan haraga jual Rp.226.000,-/unit.

Selasa, 01 November 2016

Ekonomi Teknik

PERENCANAAN PEMBUATAN POWER SUPPLY
            Output pada CATU DAYA sangat beraneka ragam. CATU DAYA ( power supply ) yang memiliki input 12 V , 18 V, dan 30 V yang digunakan dalam penelitian ini serta selalu focus dan teliti untuk menempatkan dan membuat rangkaian dan pcb nya .
PERENCANAAN BIAYA UNTUK MEMBUAT ALAT DAN BAHAN POWER SUPPLY

NAMA BARANG
KUANTITAS
HARGA SATUAN
HARGA TOTAL
SOLDER
1 PCS
RP 50.000
RP 50.000
BOR
1 PCS
RP 70.000
RP 70.000
FERIKLORIDA
7 GRAM
RP 1.000
RP 7.000
LED
8 PCS
RP 1.000
RP 8.000
TIMAH
15 METER
RP 1.000
RP 15.000
KABEL
5 METER
RP 2.000
RP 10.000
KERTAS FOTO
1 LEMBAR
RP 8.000
RP 8.000
JUMPER
5 METER
RP 1.000
RP 5.000
RESISTOR
14 PCS
RP 100
RP 1.400
KAPASITOR
6 PCS
RP 6.000
RP 36.000
FUSE
8 PCS
RP 1.000
RP 8.000
DIODA BRIDGE
6 PCS
RP 3.000
RP 18.000
TRAFO
1 PCS
RP 25.000
RP 25.000
TERMINAL
6 PCS
RP 1.000
RP 6.000
IC REGULATOR
6 PCS
RP 1.000
RP 6.000
STOP KONTAK
1 PCS
RP 5.000
RP 5.000
Acrylic/Tuperware
1 SET
RP 10.000
RP 10.000
PCB
1 PCS
RP 5.000
RP 5.000
JUMLAH HARGA
RP 365.400


Gambar : Hasil Perencanaan Power Supply

JENIS – JENIS POWER SUPPLY YANG ADA DI PASARAN 


A.    Power Supply Komputer AT
                        AT (Advanced Technology). Mempunyai 12pin konektor disebut dengan AT konektor daya. PSU AT digunakan pada komputer Pentium I, Pentium MMX, Pentium II dan Pentium III.
Ciri-ciri PSU AT:
·         Kabel daya untuk motherboard terdiri 8 – 12 pin.
·         Tombol ON/OFF bersifat manual.
·         Daya rata-rata dibawah 250 watt.
Ketika shutdown, PC tidak otomatis mati tetapi masih harus menekan tombol untuk menghidupkan di casing.
Gambar : Power Supply AT (Sumber :http://www.slideshare.net/sharmansoor/power-supply-54733618 )


B.     Jenis Power Supply Komputer ATX
                        Power Supply ATX (Advanced Technology Extended) adalah jenis power supply yang sering digunakan saat ini. Perbedaan yang mendasar pada PSU jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya, jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol untuk mengirimkan sinyal ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.Dilengkapi dengan konektor yg memiliki 20pin, disebut konektor power ATX. PSU ATX digunakan pada komputer dengan CPU Pentium III, Pentium IV dan CPU AMD.
Ciri-ciri PSU ATX      :
·         Kabel power untuk motherboard terdiri dari 20 pin.
·         Ketika shutdown PC akan otomatis mati.
·         Daya lebih besar.
Gambar : Power Supply ATX (Sumber :http://www.atxpowersupplies.com/470-Watt-Micro-ATX-Power-Supply-Athena-AP-MP4ATX47FE.php )
 
Gambar : Perbedaan Power Supply AT & ATX (Sumber : http://mbahasilmu.blogspot.co.id/2016/08/perbedaan-power-supply-unit-at-dan-atx.html )
C.    Jenis Power Supply Komputer BTX
                        BTX (Balanced Technology eXtended). Mempunyai 24 pin konektor, disebut dengan konektor pwer BTX. Dilengkapi juga dengan konektor pwer SATA 15 pin. ATX digunakan pada komputer Dual core,core2duo, Quad core, i3, i5, i7 CPU dan AMD model terbaru.  BTX adalah jenis power supply paling banyak digunakan saat ini. Yang membedakannya dengan PSU AT adalah cara pemasngan kabel pwer ke motherboard yang lebih mudah dan praktis. Tidak perlu khawatir akan terbalik, karena jenis konektor pada kabel sudah disesuaikan dengan jenis slot yg ada pada motherboard.
Ciri-ciri PSU BTX:
·         Kabel pwer untuk motherboard terdiri dari 24 pin.
·         Ketika shutdown PC akan otomatis mati.
·         Terdapat tambahan pwer SATA.
·         Daya lebih besar.
·         Efisiensi lebih baik.
Kesimpulan : Power supply buatan sendiri harganya lebih terjangkau daripada beli di pasaran, tetapi kita harus pintar dalam merawatnya agar usia pemakaiannya panjang.



Selasa, 04 Oktober 2016

ALIRAN UANG (CASH FLOW) & PENYUSUNANNYA

·        PENGERTIAN ALIRAN UANG
Cash flow (aliran kas) merupakan sejumlah uang kas yang masuk ataupun keluar sebagai akibat dari aktivitas perusahaan yang disertai berapa saldonya setiap periode. Hal utama yang perlu selalu diperhatikan dalam mengatur arus kas adalah memahami dengan jelas fungsi dana/uang yang kita miliki, kita simpan atau investasikan.
·        PENYUSUNAN ALIRAN UANG & PERHITUNGANNYA
Dalam Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK) No. 2 yang dapat dipergunakan perusahaan terdapat dua metode untuk menyajikan laoran aliran uang, yaitu  :
·         Metode Langsung
Yang menggoongkan berbagai kategori utama dari kegiatan operasi, metode ini lebih mudah dimengerti, dan memberikan informasi lebih banyak untuk mengambil keputusan.
·         Metode Tidak Langsung
Penyusunan laporan aliran uang dengan menggunakan metode ini diawali dengan laba bersih dan menyesuaikan laba bersih tersebut sehingga diperoleh aliran uang dari aktivitas operasi.
Kedua metode tersebut mendatangkan jumlah sub-total yang sama untuk kegiatan operasi, kegiatan investasi, kegiatan pendanaan, dan aliran uang bersih selama periode tertentu. Metode tersebut berbeda hanya dalam cara menunjukkan aliran uang dari kegiatan operasi.
Ada 4 langkah penyusunan Cash Flow, yaitu :
·         Menentukan minimum kas.
·         Menyusun estimasi pemasukan dan pengeluaran.
·         Menyusun perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang dibutuhkan untuk menutupi defisit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ke tiga.
·         Menyusun kembali keseluruhan pemasukan dan pengeluaran setelah adanya transaksi keuangan dan budget kas yang final.
PERHITUNGAN
Berikut ini adalah estimasi pemasukan dan pengeluaran perusahaan yang bergerak dibidang industri makanan dalam waktu enam bulan.
Untuk menyusun proyeksi arus kas untuk bulan January sampai dengan bulan juni, dilakukan dengan asumsi sebagai berikut :
·         Saldo kas awal Rp 10,000,000
Saldo kas minimum yang harus dipertahankan sebesar Rp 10,000,000/bulan
platfond pinjaman yang diberikan oleh bank adalah sebesar Rp 50,000,000 dengan bunga 10 % flat jangka waktu 1 tahun, tetapi pencairannya sesesuaikan dengan kondisi arus kas pada perusahaan.
ESTIMASI PEMASUKAN DAN PENGELUARAN
Periode Januari – Februari 2016
(dalam jutaan rupiah)
ASUMSI PEMASUKAN
ASUMSI PENGELUARAN
Dari asumsi pemasukan dan pemasukan yang akan didapat pada enam bulan mendatang maka dapat disusun estimasi pemasukan dan pengeluaran dibawah ini :
Setelah menyusun estimasi pemasukan dan pengeluaran, dapat terlihat bahwa pengeluaran pada bulan January lebih besar dari pemasukannya, sehingga perusahaan mengalami defisit sebesar Rp 2,000,000. untuk menutupi defisit tersebut perusahaan menggunakan fasilitas pinjaman yang diberikan oleh bank. Besarnya pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan, dalam hal ini maka untuk menjaga saldo kas minimum yang harus dipelihara perusahaan maka perusahaan menggunakan pinjaman dana sebesar Rp 2,000,000 dengan syarat ketentuan diatas. Untuk melihat apakah perusahaan tersebut fleksibel atau tidak maka dapat dilihat estimasi cash flow di bawah ini :
Dari estimasi tersebut, kas perusahaan menunjukan hasil yang surplus dan perusahaan dapat mengembalikan pinjaman bank sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan pada akhirnya perusahaan tersebut secara financial dapat dikatakan flexible.

TRANSFORMASI KARAKTERISTIK ALTERNATIF PROYEK KE DALAM DIMENSI MONETER
Karakteristik proyek memiliki konsep sebagai berikut           :
·         Manajemen Proyek bersifat kondisonal dan sementara karena waktu mempengaruhi dalam pengerjaan yang dipastikan awal dan akhirnya kapan terjadi.
·         Manajeman Proyek memiliki kewenangan biaya karena biaya tersebut memperngaruhi manajemen proyek tersebut berjalan.
·         Kualitas membatasi dalam manajemen proyek.
·         Manajemen proyek tidak berulang bisa dikatakan tidak akan terjadi lagi setelah selesai dalam sebuah penugasan yang disepakati.
BATASAN DALAM PROYEK
Setiap pekerjaan atau tugas pasti ada batasan begitu pula dengan proyek itu sendiri terdapat 3 batasan yang menentukan kualitas. Berikut ini batasan dalam sebuah proyek :
·         Scope : Memiliki ketentuan tujuan sebuah proyek secara keseluruhanyang  bisa dilakukan dengan menentukan batasan-batasan apa saja yang akan diambil untuk efisien dan efektif dalam proyek untuk kontrol kualitas. Kontrol kualitas juga sangat mempengaruhi di proyek itu sendiri.
·         Cost : Biaya termasuk hal yang paling berpengaruh besar untuk sebuah proyek. Seperti biaya yang tersedia berserta pengeluarannya. Jika tidak di kelola dan di manfaatkan dengan baik bisa jadi sebuah proyek akan terhenti. Dan tidak lupa dalam cost (biaya) mempengaruhi unsur seperti pekerja non-displiner, bahan baku, dan peralatan pendukung proyek dan lain-lain.
·         Time : Percayalah mengerjakan sesuatu pasti memerlukan waktu dan proyek juga memiliki waktu khususnya dalam proses pembuatan proyek yang memerlukan jangka waktu pengerjaan yang terstruktur untuk menghasilkan hasil yang baik. Oleh karena itu tidak bisa dilakukan dengan asal dan tidak memiliki timeplan karena bisa berakibat proyek tersebut tidak selesai tepat waktu.
REFERENSI